Program Studi Biologi merupakan salah satu program studi di bawah naungan Fakultas Ilmu Komputer dan Sains (Fasilkom & Sains), Universitas Indo Global Mandiri (UIGM). Program studi ini menyelenggarakan pendidikan jenjang Sarjana (S1) dengan gelar lulusan Sarjana Sains (S.Si.) dengan mengacu pada SK Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 282/E/0/2023 mengenai pendirian Prodi Biologi UIGM. Berdasarkan Surat Keputusan LAMSAMA Nomor 087/SK/LAMSAMA/Akred/S/III/2026 tanggal 24 Maret 2026, Program Studi Biologi memperoleh peringkat akreditasi “Baik” yang berlaku hingga 24 Maret 2031.

Penyelenggaraan dan arah pengembangan Program Studi Biologi mengacu pada Rencana Strategis Fakultas Ilmu Komputer dan Sains UIGM Tahun 2023–2028, serta Rencana Operasional (RENOP) Program Studi yang menjadi pedoman dalam pengembangan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan tata kelola kelembagaan. Fakultas Ilmu Komputer dan Sains (Fasilkom & Sains) merupakan salah satu fakultas di lingkungan Universitas Indo Global Mandiri (UIGM). Sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, Fasilkomsains menyelenggarakan enam program studi, terdiri atas lima program studi jenjang Sarjana (S1) dan satu program studi jenjang Magister (S2), yaitu Program Studi Teknik Informatika (S1), Sistem Informasi (S1), Sistem Komputer (S1), Kimia (S1), Biologi (S1), dan Ilmu Komputer (S2).

Merespons kebutuhan masyarakat dan dunia industri yang terus berkembang, Program Studi Biologi UIGM hadir untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional di bidang analisis biologi dan mikrobiologi serta jiwa kewirausahaan yang mampu mengembangkan hasil penelitian menjadi inovasi dan peluang usaha. Untuk mendukung tujuan tersebut, Program Studi Biologi UIGM mengintegrasikan penguasaan ilmu biologi, profesionalisme, dan integritas dalam proses pembelajaran agar lulusan mampu berdaya saing dan berkontribusi di tingkat lokal, nasional, maupun global. Penguatan kompetensi lulusan didukung melalui mata kuliah penciri dalam struktur kurikulum yang disusun selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan dunia industri dan masyarakat.

Keilmuan yang diajarkan mencakup kompetensi dasar dan lanjutan dalam bidang biologi, seperti biologi umum, biologi sel, anatomi tumbuhan, histologi, mikrobiologi, hingga bioteknologi. Seluruh proses pembelajaran didukung oleh penggunaan instrumen laboratorium klasik maupun modern, sehingga lulusan diharapkan mampu menginterpretasikan dan menganalisis data untuk kebutuhan penelitian, industri, dan kesehatan. Selain itu, mahasiswa juga dibekali kemampuan untuk mengidentifikasi peluang usaha berbasis ilmu ekologi dan mikrobiologi guna menciptakan inovasi dan lapangan kerja mandiri.